Cisaat (KEMENAG)
Menjelang datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat, H. Abdul Haq, S.Sos.I., M.Si., menggelar pembinaan dan tausiyah keagamaan di Majelis Taklim Qubbatul Islam, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pengurus DKM, pengurus majelis taklim, dan jamaah dari berbagai kalangan tersebut mengangkat tema “Muhasabah Diri Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah”. Melalui tema tersebut, jamaah diajak menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum evaluasi diri sekaligus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam tausiyahnya, Abdul Haq menjelaskan bahwa Tahun Baru Islam tidak semata dimaknai sebagai pergantian kalender, melainkan momentum untuk meneladani semangat hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Menurutnya, hijrah harus diwujudkan dalam perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.
“Memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, mari kita bermuhasabah. Sudah sejauh mana kualitas ibadah kita, bagaimana hubungan dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar. Jangan sampai tahun berganti, tetapi diri kita tidak mengalami perubahan yang berarti,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa muhasabah merupakan sarana untuk mengevaluasi amal perbuatan yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Dengan melakukan introspeksi diri, seseorang dapat menyadari kekurangan, memperbaiki kesalahan, dan menyusun langkah-langkah kebaikan untuk masa yang akan datang.
Lebih lanjut, Abdul Haq mengajak jamaah untuk memperbanyak istighfar, meningkatkan kualitas salat, mempererat silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari. “Kita tidak pernah mengetahui sampai kapan kesempatan hidup yang Allah berikan. Karena itu, manfaatkan waktu dengan memperbanyak amal saleh dan meninggalkan segala bentuk perbuatan yang tidak diridhai Allah SWT,” pesannya.
Kepala KUA Kecamatan Cisaat, H. Muslihin, menyampaikan apresiasi atas kegiatan pembinaan yang dilaksanakan oleh penyuluh agama sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat menjelang Tahun Baru Islam.
Menurutnya, momentum Tahun Baru Hijriah harus dimanfaatkan untuk memperkuat kesadaran spiritual serta meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.
“Tahun Baru Islam merupakan momentum yang tepat untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial,” ujar H. Muslihin.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Di akhir acara, seluruh jamaah mengikuti doa bersama memohon keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam menjalani Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk melakukan muhasabah diri serta menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai titik awal menuju kehidupan yang lebih baik, religius, dan penuh keberkahan.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







