Surade (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Surade melaksanakan kegiatan kemah sekaligus survei lahan dalam rangka persiapan program PEPELING (Pengantin Peduli Lingkungan) pada Jumat–Sabtu, 15–16 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kampung Sindanghayu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kesiapan lokasi penanaman pohon yang berasal dari kontribusi bibit para calon pengantin.
Selama dua hari pelaksanaan kegiatan, para penyuluh melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lahan, mengidentifikasi tingkat kelayakan area, serta menentukan titik-titik strategis yang akan dijadikan lokasi penanaman. Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan sebagai area penghijauan berkelanjutan.
Adapun Penyuluh Agama Islam yang terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni M. Sadili, S.H., Mansur Asyari, S.Ag., dan Acep Abdul Aziz, S.H., M.H.
Mansur Asyari, S.Ag. menyampaikan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui program PEPELING, calon pengantin diajak untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan amal nyata yang manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, M. Sadili, S.H. menuturkan bahwa setiap bibit pohon yang diserahkan oleh calon pengantin menjadi simbol harapan agar keluarga yang dibangun dapat tumbuh kuat, berakar kokoh, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Setiap pohon yang ditanam diharapkan menjadi lambang tumbuhnya keluarga sakinah yang membawa keberkahan,” katanya.
Senada dengan itu, Acep Abdul Aziz, S.H., M.H. mengatakan bahwa pernikahan merupakan momentum sakral yang dapat diiringi dengan aksi nyata dalam menjaga kelestarian alam.
“Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi warisan hijau yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ungkapnya.
Program PEPELING merupakan gerakan yang mendorong pasangan calon pengantin untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan melalui penyerahan bibit pohon yang kemudian ditanam di lokasi yang telah disiapkan.
Melalui kegiatan kemah dan survei lahan ini, Penyuluh Agama Islam KUA Surade berharap proses penanaman pohon dari para calon pengantin dapat berjalan optimal sekaligus menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan kesadaran spiritual serta kepedulian ekologis di tengah masyarakat.
Kontributor: KUA Surade
Editor: Dindin M
fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







