Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap tampil dengan wajah lebih segar pada Jumat (24/04/2026). Melalui gerakan GEMAH ASRI (Gerakan Jumat Aman, Sehat, Resik, Indah), seluruh jajaran staf berkomitmen mengubah suasana kantor menjadi lebih nyaman guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Langkah ini merupakan respons cepat terhadap instruksi pusat, yakni SE Dirjen Bimas Islam Kemenag Nomor 002 Tahun 2026. Namun, bagi KUA Ciracap, ini bukan sekadar menjalankan aturan, melainkan sebuah kebutuhan untuk menciptakan ekosistem kerja yang produktif.
Kegiatan tidak langsung dimulai dengan sapu dan kain pel. Suasana pagi diawali dengan senam bersama yang diikuti oleh seluruh pegawai. Gelak tawa dan semangat kebersamaan pecah saat musik pengiring senam menggema, menciptakan energi positif sebelum memulai kerja bakti.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menegaskan bahwa kebersihan lingkungan memiliki korelasi langsung dengan kualitas pelayanan.
“Kalau lingkungan kerja rapi dan bersih, insyaAllah pelayanan juga bisa lebih nyaman dan tenang. Masyarakat yang datang pun akan merasa lebih dihargai dengan suasana yang asri,” ujar Sulaeman di sela-sela kegiatan.
Setelah tubuh terasa bugar, aksi nyata pun dimulai. Tidak ada sekat antara pimpinan dan staf; semua bahu-membahu menyisir setiap sudut kantor. Fokus utama pembersihan meliputi:
Ruang Pelayanan Utama: Memastikan area tunggu masyarakat bebas debu dan tertata.
Ruang Kerja Pegawai: Penataan dokumen agar lebih sistematis dan bersih.
Area Eksterior: Perapian halaman dan taman agar tampak hijau dan menyegarkan mata.
Komarudin, salah satu pegawai, mengakui adanya perbedaan signifikan setelah rutin menjalankan gerakan ini. “Kalau kantor bersih, kerja juga jadi lebih enak dan semangat,” ungkapnya singkat namun penuh makna.
Senada dengan itu, Badri Supriyadi dan Slamet Rusyadi menyoroti aspek psikologis dari kegiatan ini. Menurut mereka, selain membuat kantor tertata, GEMAH ASRI menjadi ajang bonding atau mempererat solidaritas antar-rekan sejawat.
Kegiatan ditutup dengan penataan kembali tanaman di sekitar kantor agar suasana tetap teduh. KUA Ciracap berharap GEMAH ASRI tidak hanya berhenti sebagai agenda mingguan, melainkan bertransformasi menjadi budaya kerja harian.
Dengan lingkungan yang “Gemah” (makmur/baik) dan “Asri”, KUA Ciracap membuktikan bahwa institusi keagamaan pun mampu tampil modern, bersih, dan mengedepankan kenyamanan bagi masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







