Cisaat (KEMENAG)
Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, membiasakan salat berjamaah sebagai bagian dari pembinaan santri. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026) ini menjadi salah satu upaya menanamkan kedisiplinan ibadah dan membangun karakter religius dalam keseharian peserta didik.
Salat berjamaah memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar menjaga waktu ibadah, mengikuti aturan bersama, serta menumbuhkan kebersamaan. Bagi lembaga pendidikan tahfidz, pembiasaan tersebut juga menjadi pendamping pembelajaran Al-Qur’an agar pendidikan tidak hanya berfokus pada hafalan, tetapi turut memperhatikan pengamalan nilai-nilai agama.
Pimpinan LPIT Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim menyampaikan bahwa pembiasaan salat berjamaah merupakan bagian dari pendidikan karakter santri.
“Melalui salat berjamaah, kami ingin menanamkan kedisiplinan, kebersamaan, dan kesadaran beribadah kepada para santri. Harapannya, kebiasaan baik ini tidak hanya dilakukan di lingkungan lembaga, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka,” ungkapnya.
Konsistensi dalam menjalankan ibadah perlu dibangun melalui pendampingan dan keteladanan dari lingkungan pendidikan. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan, santri diharapkan semakin memahami pentingnya salat serta berusaha menerapkan kedisiplinan dalam kegiatan belajar dan kehidupan sehari-hari.
Upaya ini sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak dalam mendorong pendidikan Islam yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendukung pembentukan perilaku positif peserta didik.
📝 Kontributor: LPIT Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







