Caringin (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibadak, Apud Saepudin, menjadi juri cabang pidato bahasa Indonesia pada Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Cibadak yang diselenggarakan di MTs Assaidah, Kecamatan Caringin, Selasa (15/9/2026).
Cabang pidato bahasa Indonesia diikuti 39 peserta dari madrasah tsanawiyah yang berada di lingkungan KKMTS Cibadak. Para peserta menyampaikan materi pidato dengan mengedepankan kemampuan berbicara, penguasaan materi, sistematika penyampaian, serta penggunaan bahasa yang baik dan komunikatif.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam sebagai juri menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan kemampuan peserta didik, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan melalui komunikasi yang baik. Kemampuan berpidato juga menjadi salah satu sarana untuk melatih keberanian, kepercayaan diri, serta keterampilan menyampaikan gagasan di hadapan publik.
Apud menyampaikan bahwa kegiatan seperti Aksioma memiliki nilai penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Menurutnya, kemampuan berbicara di depan umum perlu terus dilatih agar peserta didik mampu menyampaikan pesan secara santun, terarah, dan memiliki nilai edukatif.
“Pidato bukan hanya tentang kemampuan berbicara di depan orang banyak, tetapi juga bagaimana peserta didik mampu menyampaikan pesan dengan bahasa yang baik, santun, dan mudah dipahami. Ini menjadi bagian dari pembinaan karakter dan keterampilan komunikasi yang perlu terus dikembangkan,” ujar Apud.
Ia menambahkan, keterlibatan Penyuluh Agama Islam dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari upaya memperluas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat, termasuk melalui lingkungan madrasah. Kolaborasi antara penyuluh dan lembaga pendidikan diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi yang memiliki kemampuan komunikasi sekaligus memahami nilai-nilai keagamaan.
Pelaksanaan Aksioma tingkat KKMTs Cibadak tersebut diharapkan menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan bakat yang dimiliki. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran, pengalaman, dan pembentukan kepercayaan diri bagi para peserta.
Melalui keterlibatan Penyuluh Agama Islam sebagai juri, KUA Kecamatan Cibadak turut mengambil bagian dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui penguatan kemampuan komunikasi, nilai keagamaan, dan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.
Kontributor: KUA Cibadak
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







