Lembursitu (KEMENAG)
Sebanyak 968 peserta didik jenjang Madrasah Aliyah (MA)/SMA mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi. Kompetisi tersebut memperlombakan enam bidang sains, yakni Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi Terintegrasi.
Pelaksanaan OMI jenjang MA/SMA menjadi ruang bagi peserta didik untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mengembangkan minat pada bidang keilmuan yang mereka tekuni. Kompetisi juga memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengukur kemampuan dan kesiapan menghadapi persaingan pada jenjang yang lebih tinggi.
Pada bidang Matematika, Juara I diraih Shidqi Aryasatya Wahyudi dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan, Juara II Siti Nurjamilah dari MA Al-Intidhom, dan Juara III Abdullah Yazid Muawiyah dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan.
Bidang Fisika menempatkan Fakhri Rizki Harocky dari SMA Insan Cendekia Al Kausar sebagai Juara I, Aidan Zufary Agha dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan sebagai Juara II, dan Rhizal Pamungkas dari MAN 2 Sukabumi sebagai Juara III.
Pada bidang Kimia, Juara I diraih Naura Hanun Zakira dari SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Juara II Shahnaz Nurrojaba dari MA Sunanul Huda, dan Juara III Azka Kaysan Kamil dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan.
Untuk bidang Biologi, Juara I diraih Imelda Haliza Putri dari MA Alwasilah Lilhasanah, Juara II M. Iqbal dari MA Sunanunnidzom, dan Juara III Muhammad Rasya Juano dari MA Tahfizh Quran Al-Bassam.
Sementara pada bidang Ekonomi, Juara I diraih Abdurrahman dari MAS Al Ma’tuq, Juara II Abdan Nafie Damar Ati dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan, dan Juara III Muhamad Syakee Fadhlah dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan.
Pada bidang Geografi, Juara I diraih Reno Halamsyah dari MAN 3 Sukabumi, Juara II Ayyubi Alghifari Irawan dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan, dan Juara III Tristan Khalfani Ramadhan dari SMAS Pesantren Unggul Al Bayan.
PIC OMI Kabupaten Sukabumi, Asep Juanda, M.Si., pada Sabtu (12/9/2026), mengapresiasi partisipasi peserta didik jenjang MA/SMA serta capaian yang diraih dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, OMI menjadi salah satu ruang bagi madrasah dan sekolah untuk mengembangkan potensi akademik peserta didik melalui kompetisi yang terarah.
“Capaian dan partisipasi peserta dari Kabupaten Sukabumi yang menjadi yang terbesar di Jawa Barat menunjukkan ekosistem riset dan sains di madrasah kita tumbuh sangat subur. Kami optimistis para pemenang di tingkat MA/SMA ini siap menjadi utusan terbaik yang mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat Jawa Barat maupun Internasional,” tegas Asep Juanda.
Pelaksanaan OMI 2026 jenjang MA/SMA diharapkan menjadi bagian dari proses pengembangan talenta peserta didik dalam bidang sains, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui OMI 2026, Kemenag Kabupaten Sukabumi terus memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan akademiknya melalui kompetisi yang sehat serta berkelanjutan.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







