Cisaat (KEMENAG)
Forum Madrasah Aliyah Kabupaten Sukabumi (FOMAKSI) Generasi 12 menggelar DIWAKSI I (Diwan Aksi) sebagai momentum evaluasi dan refleksi perjalanan organisasi selama tiga bulan pertama. Kegiatan berlangsung pada Sabtu–Minggu, 12–13 September 2026, bertempat di GOR YASTI, Yayasan Tarbiyah Islamiyah (YASTI) Cisaat.
DIWAKSI I menjadi ruang bagi FOMAKSI Generasi 12 untuk melihat kembali berbagai program dan gerakan yang telah dilaksanakan selama tiga bulan pertama. Evaluasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk melihat capaian, tetapi juga menjadi bahan dalam menyusun strategi serta arah gerak organisasi untuk tiga bulan berikutnya.
Melalui forum tersebut, FOMAKSI berupaya memastikan setiap program yang dirancang dapat berjalan secara lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat bagi pelajar Madrasah Aliyah di Kabupaten Sukabumi. Proses evaluasi juga menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang solid dan mampu menjalankan program secara berkelanjutan.
Dukungan terhadap pelaksanaan DIWAKSI I turut disampaikan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi. JFU Kesiswaan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Asep Juanda, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada FOMAKSI sekaligus terima kasih kepada YASTI Cisaat atas dukungan fasilitas yang diberikan.
“Kami dari Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Tarbiyah Islamiyah (YASTI) Cisaat atas dukungan fasilitasnya. Kami dari Kementerian Agama juga siap untuk selalu mendukung kegiatan kesiswaan Madrasah Aliyah, khususnya FOMAKSI,” ujarnya.
Asep juga mengapresiasi kiprah FOMAKSI Generasi 12 yang dinilai mampu membawa gerakan organisasi hingga ke tingkat nasional.
“Kami juga mengapresiasi FOMAKSI Generasi 12 yang mampu kembali membawa gerak organisasinya hingga ke tingkat nasional dan mendapatkan kesempatan untuk terhubung dengan lingkungan Istana Kepresidenan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKMA) Kabupaten Sukabumi, Iyan Mahfudin, S.Ag., M.Si., menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan dan perkembangan organisasi. Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengetahui capaian sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki.
“Organisasi itu perlu adanya evaluasi. Dari evaluasi, kita dapat melihat apa yang sudah berjalan dan apa yang masih perlu diperbaiki,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya penerapan prinsip 3T, yaitu Terukur, Terarah, dan Teratur dalam menjalankan organisasi.
“Karena itu, dalam organisasi perlu diterapkan prinsip 3T, yaitu Terukur, Terarah, dan Teratur: terukur dalam pencapaian, terarah dalam pergerakan, dan teratur dalam pelaksanaannya,” ungkap Iyan.
Semangat evaluasi tersebut menjadi pijakan FOMAKSI Generasi 12 dalam menyusun langkah organisasi untuk periode berikutnya. Hasil refleksi selama tiga bulan pertama diharapkan tidak berhenti sebagai catatan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi perbaikan dan program yang lebih efektif.
Dengan digelarnya DIWAKSI I, FOMAKSI Kabupaten Sukabumi Generasi 12 menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang pengembangan bagi pelajar Madrasah Aliyah. Tiga bulan berikutnya diharapkan menjadi fase penguatan organisasi melalui gerakan yang lebih terarah, terukur, dan teratur.
Kontributor: Fomaksi/Yasti
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







